Dirjen Hak kekayaan intelektual

Dirjen Hak kekayaan intelektual sebenarnya membantu kita melindungi karya kita. Misalnya, Anda bisa menyimpannya dalam bentuk hardcopy atau cetakan tertulis maupun softcopy atau dalam sebuah file di dalam komputerisasi. Dengan menyimpan seperti itu, otomatis hasil karya Anda tidak ada yang bisa mencurinya. Suatu ketika jika ingin mempublikasikannya bisa mempertontonkan atau menyebarkannya, baik dengan tujuan komersial maupun tidak.

Perlindungan terhadap kekayaan intelektual sangat penting dilakukan. Hal itu dikarenakan kekayaan intelektual merupakan salah satu hak dasar yang dimiliki setiap manusia. Dengan begitu, setiap orang yang memilikinya dijamin aman, tenang, dan terlindungi hasil kekayaan intelektualnya.
Mematenkan kekayaan intelektual
Cara yang lebih aman lagi untuk melindungi kekayaan intelektual, yaitu mematenkannya. Dengan cara, mendaftarkannya pada lembaga atau institusi pemerintah yang mengurusi masalah kekayaan intelektual. Setelah terdaftar secara resmi produk kekayaan intelektualnya, maka akan terlindungi oleh aturan atau undang-undang yang mengikatnya. Jadi, Anda bisa secara aman menggunakan hasil kekayaan intelektual sendiri tanpa takut dicuri atau dipakai oleh pihak lain. Jika ada pihak melakukan seperti itu, Anda dapat menuntutnya secara perdata dan bisa meminta ganti rugi dalam jumlah nominal tertentu.
Saat ini sudah banyak orang mematenkan hasil kekayaan intelektualnya. Mulai dari jenis produk, merek produk, hingga ide atau gagasan tertentu. Semua itu didaftarkan agar tidak ada lagi orang yang meniru, menjiplak, atau mencuri ide sebuah produk. Dalam dunia bisnis, hal semacam ini perlu dilakukan untuk melindungi salah satu produk kekayaan intelektual.
Bahkan, resep makanan juga dapat dipatenkan. Sebagai contoh, sebuah resep ayam goreng kremes yang dibuat dengan resep khusus dan rahasia. Cita rasanya sungguh menggoyang lidah mereka yang mencicipinya. Oleh yang menemukan, resep ini lalu dipatenkan karena agar tidak bisa ditiru. Jika ada orang lain yang menghendaki resep itu, otomatis harus membelinya beserta bahan dasar ayam dan bumbu rahasianya. Bisnis seperti ini lebih dikenal dengan franchise.
Kekayaan intelektual untuk sepanjang masa
Sebuah kekayaan intelektual yang berhasil ditemukan dapat dimiliki sepanjang masa, tanpa ada orang atau pihak lain yang meniru atau memilikinya. Oleh karena itu, tidak ada salahnya Anda yang memiliki sebuah hasil kekayaan intelektual untuk selalu menjaga dan melindunginya karena dapat dipergunakan selama-lamanya. Keuntungan yang didapat dari hasil kekayaan intelektual juga bersifat sepanjang masa jika terus digunakan dan dimanfaatkan oleh orang banyak.
Sebagai contoh, seorang komposer yang menciptakan sebuah lagu yang sangat terkenal dan sudah dinyanyikan oleh banyak penyanyi. Hingga sang komposer meninggal dunia, lagu ciptaannya masih terus diperdengarkan dengan diaransemen di beberapa bagiannya. Otomatis, royalti atau hak atas penggunaan lagu tersebut terus mengalir kepada anak istri sang komposer. Itulah manfaatnya melindungi kekayaan intelektual.

    Chat WA