Hak Kekayaan Intelektual

Hak Kekayaan Intelektual atau Yang Sering Disingkat Sebagai HaKI Adalah Suatu Hak Yang Diberikan Oleh Hukum Atas Karya Cipta Buah Pemikiran Atau Intelektual Perseorangan Atau Kelompok Yang Bernilai Jual, sehingga dengan adanya HaKI ini seseorang ataupun kelompok yang menciptakan sebuah karya cipta bisa melindungi karyanya tersebut di depan hukum yang membuat karya cipta tersebut tidak bisa sembarangan digunakan oleh orang lain. HaKI ini mungkin akan lebih mudah Anda pahami dengan nama hak cipta, hak paten, hak merek dan lain sebagainya yang memang merupakan berbagai bentuk dari HaKI.

Hak Kekayaan Intelektual

Untuk bisa mendapatkan hak kekayaan intelektual HKI ini maka Anda harus mengajukan permohonan kepada lembaga yang bertugas untuk memberikan HaKI ini kepada penciptanya. Untuk mengajukan permohonan itu sebaiknya Anda menggunakan jasa konsultan kekayaan sehingga dengan demikian proses pengajuan dari hak atas kekayaan intelektual itu bisa berjalan dengan lancar. Nantinya setelah memilih salah satu konsultan yang akan membantu Anda atas kekayaan intelektual tersebut maka Anda bisa berkonsultasi terlebih dulu mengenai karya cipta yang Anda ciptakan.

Dengan konsultasi bisa membuat Anda mengetahui apakah ada karya lain sebelumnya yang sudah dipatenkan yang memiliki kesamaan dengan karya cipta Anda, karena jika ada karya lain yang sudah dipatenkan sebelumnya dan sama persis maka tentunya karya cipta Anda tidak bisa diajukan lagi haknya, karena bisa jadi Anda dituduh telah menjiplak meski itu adalah buah pikiran Anda sendiri. Selain itu dengan melakukan konsultasi terlebih dulu bisa membantu Anda dalam mengetahui apa manfaatnya jika Anda mengajukan hak atas kekayaan intelektual dan apa resiko yang bisa dihindari.

Sebuah karya yang bernilai jual sangat rentan untuk dijiplak karena bisa menghasilkan uang yang membuat orang lain tentunya tergiur untuk mendapatkan keuntungan dari karya yang Anda ciptakan itu, maka dari itu Anda harus lebih dulu mematenkan haknya dengan bantuan konsultan kekayaan intelektual. Pengajuan akan diserahkan kepada Ditjen HKI Indonesia untuk selanjutnya diproses dengan lebih lanjut lagi.

Hak kekayaan intelektual ini memiliki beberapa prinsip yang mendasari kepentingannya.Agar Anda bisa lebih mengerti soal kekayaan intelektual ini maka sebaiknya Anda juga mempelajari tentang prinsip-prinsipnya sehingga Anda bisa lebih baik dalam memanfaatkan adanya kekayaan intelektual untuk kebutuhan Anda sendiri.

Hak Kekayaan Intelektual Merek

Pertama dalam hak kekayaan intelektual

Secara prinsip ekonominya, kekayaan intelektual yang merupakan karya cipta yang dibuat oleh perseorangan atau individu ini tentunya bisa memberi keuntungan ekonomi bagi penciptanya, sehingga dengan demikian dalam hal ini adanyan HaKI ini akan membantu penciptanya untuk dapat melindungi haknya dan memberikan keuntungan ekonomi yang lebih lagi dengan cara adanya hak royalty yang harus dibayarkan kepada penciptanya apabila ada orang lain yang hendak menggunakan karya ciptanya tersebut.

Kedua, ada prinsip keadilan yang membuat sang pencipta karya tersebut memiliki kekuasaan untuk menggunakan karya ciptanya tersebut dengan bebas tanpa takut dengan adanya penjiplakan.

Hak Kekayaan Intelektual Lagu

Tentunya sebagai pencipta apabila karya cipta yang telah dibuat dengan susah payah itu sampai diambil atau ditiru oleh orang lain maka hal tersebut akan membuatnya merasa tidak adil.

Ketiga, adanya prinsip kebudayaan dalam kekayaan intelektual yang bisa menandai adanya karya cipta yang menambah khasanah kebudayaan yang bisa berguna juga bagi Negara.Keempat, adanya prinsip sosial yang membawa kedamaian dan keseimbangan dalam masyarakat karena telah didirikannya keadilan atas karya cipta yang dipatenkan oleh penciptanya sendiri.

Dengan adanya keempat prinsip ini menjadi dasar betapa pentingnya HaKI di mata hukum dan bagaimana orang lain tidak bisa menyalahgunakan karya cipta tersebut karena ada hukum yang melindunginya. Anda sendiri tidak akan suka jika karya cipta yang telah susah payah Anda pikirkan dan buat tiba-tiba diambil alih oleh orang lain yang tidak bertanggungjawab karena keinginan pihak tersebut untuk mengambil keuntungan dari hasil karya cipta Anda. Tak ada cara lain yang lebih baik untuk melindungi karya cipta selain dengan HaKI.Ada beberapa hak kekayaan intelektual yang bisa dibagi menjadi dua jenis secara garis besar.

Pertama, adalah hak cipta yang merupakan HaKI yang membuat seorang pemilik karya cipta itu bisa mengumumkan dan juga memperbanyak karya ciptanya.

Dalam hal ini bukan bentuk fisik saja yang diperbincangkan namun juga hak kekayaan immaterial atas karya cipta tersebut.Misalnya dalam sebuah CD lagu-lagu milik seorang penyanyi, maka hak cipta yang dimaksud bukanlah bentuk CDnya tersebut namun lagu-lagu yang merupakan karya cipta yang ada di dalamnya yang tidak sembarangan bisa diperbanyak oleh semua orang karena merupakan hak milik orang yang menciptakannya.Kedua ada juga hak kekayaan industri yang lebih kepada bentuk fisik dari suatu karya.

Hal ini meliputi hak merek, hak dagang dan beberapa hak lainnya yang membuat tidak sembarang perusahaan atau pabrik bisa memproduksi karya yang serupa karena adanya hak kekayaan intelektuall HAKI yang telah didaftarkan atas karya atau produk tersebut.Peniruan atas produk atau karya cipta yang telah memiliki HaKI bisa dikenai denda, hak royalty dan berbagai macam sanksi lainnya berdasarkan hukum yang mengikat dan melindunginya.Maka dari itu tidak ada yang lebih penting daripada mematenkan hak kekayaan atas hasil intelektual yang Anda ciptakan sendiri sehingga dengan demikian karya cipta Anda bisa terlindungi secara hukum.

    Chat WA