Hak Kekayaan Intelektual Mengenal Hak Cipta

Hak Kekayaan Intelektual Mengenal Hak Cipta Sebagai Klasifikasi Dalam HKI. Manusia diberikan kelebihan oleh Tuhan Yang Maha Esa seperti kelebihan dalam berkreativitas. Pola pikir yang beragam memang membuat orang mampu berpikir kreatif. Pemikiran kreatif tersebut menjadi salah satu bentuk nyata perkembangan zaman.

Dengan kreativitas, maka masing-masing orang memiliki kelebihan perbedaan yang dapat ditonjolkan. Melalui kreativitas pula membuat orang begitu mudah dalam menciptakan sebuah karya atau pola pikir yang lain.Semua itu adalah hak berpikir kreatif yang dimiliki oleh manusia. Dan hak yang melindungi pola pikir kreatif tersebut dikenal dengan istilah hak kekayaan intelektual.

Lebih lengkapnya lagi mengenai hak yang dikenal dengan HKI, adalah hak yang juga meliputi harta kekayaan benda intelektual. Hak yang merupakan harta kekayaan benda intelektual adalah hak intelektual dengan sifat berupa immaterial sehingga manusia diperbolehkan untuk melakukan apa saja sesuai dengan keinginannya. HKI hanya dapat diperoleh dari cara berpikir orang yang kreatif. Sehingga orang tersebut akan menciptakan sesuatu dan harus memiliki manfaat bagi banyak orang. Dari segi hukum, HKI dipandang sebagai benda yang tidak dapat dilihat alias immaterial seperti yang sudah dijelaskan singkat sebelumnya.
HKI sendiri memiliki dua klasifikasi yang perlu penjabaran lebih lanjut. Dalam pembahasan ini, lebih didahulukan mengenai hak cipta. Sebagai salah satu klasifikasi dalam hak kekayaan intelektual, hak cipta sangat penting untuk diketahui dan juga nantinya suatu saat diperlukan untuk dimiliki. Bersifat sebagai hak yang eklusif untuk seseorang yang mampu menciptakan, yang memiliki hak untuk mempromosikan atau menjual, serta untuk melipat gandakan hasil dari ciptaan seseorang dengan izin khusus dimasukkan dalam pengertian hak cipta.

Tidak sembarang orang memiliki hak cipta. Sebab hak cipta diatur dalam peraturan undang-undang di HKI. Melihat hak cipta menyangkut sesuatu ciptaan dari seseorang atau proses, maka dibagi dalam hak ekonomi serta hak moral. Guna memberikan hak total kepada Anda yang memang berhak untuk memperoleh HKI tersebut. Hak ekonomi lebih menyangkut pada apa manfaat yang akan diperoleh si pencipta. Hak moral lebih menyangkut pada hasil ciptaan seseorang sudah menjadi ciptaan yang paten. Dalam arti orang lain tidak dapat seenaknya untuk menghapus atau tidak mengakui ciptaan seseorang.
Walaupun termasuk sebagai hak yang dapat dalam bentuk apapun, tetap saja hak cipta adalah benda yang dianggap bergerak. Sebab hak cipta yang diciptakan oleh seseorang suatu saat nanti dapat dipindah tangankan ke orang lain. Dengan perjanjian yang tertulis, maka hak cipta dapat berpindah ke orang lain sesuai dengan undang-undnag hak cipta yang tertulis. Namun pemilik baru dari hak cipta tidak dibenarkan melakukan penyitaan terhadap hak cipta yang dimiliki.

Ada banyak bidanh yang menyangkut hak cipta. Semua hak cipta jelas termasuk dalam hak kekayaan intelektual. Dan pasal 29 sampai pasal 34 dalam Undang-undang Nomor 19 Tahun 2001 telah menyebutkan lama hasil ciptaan sesuai dengan jenis dari ciptaan seseorang.

    Chat WA